Apa itu Ormas Manguni Makasiouw? Kelompok di Sulawesi Utara Terlibat Ricuh saat Aksi Bela Palestina

Suara.com – Upaya untuk menggelar aksi bela Palestina di Kota Bitung, Sulawesi Utara justru berakhir ricuh. Hal ini dikarenakan masa yang dihadang oleh Ormas Adat Manguni Makasiouw. Apa itu ormas Manguni Makasiouw?

Aksi yang berlangsung pada hari Sabtu, 25 November 2023 siang WITA tersebut justru menyebabkan kericuhan hingga malam harinya. Lantas, siapa sebenarnya Ormas Adat Manguni Makasiouw?

Bagaimana kericuhan ini bisa terjadi? Simak informasi berikut untuk tahu jawaban tentang apa itu Manguni Makasiouw dan kronologi kejadiannya.

Apa itu Ormas Manguni Makasiouw?

Ormas Adat Manguni Makasiow adalah sebuah organisasi masyarakat yang bertujuan untuk melestarikan adat dan budaya Tonsawang.

Ormas ini didirikan oleh para tokoh masyarakat Tonsawang pada tahun 2018 dan berkantor pusat di Kota Manado, Sulawesi Utara. Ormas ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat

Ormas Adat Manguni Makasiow bertekad untuk melestarikan adat dan budaya Tonsawang yang semakin tergerus oleh modernisasi. Ormas ini juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Tonsawang.

Tak hanya itu, Ormas Adat Manguni Makasiow juga diketahui siap bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Tonsawang. Hal ini terlihat dari keseriusan Pasukan Manguni Makasiouw dalam mengawal pemilihan umum (pemilu) tahun 2024.

Kerichan di aksi bela Palestina

Sebuah akun Twitter atau X dengan username @MprAldo menunjukan video dengan kericuhan di dalamnya. Pemilik akun tersebut juga menuliskan bahwa video tersebut berasal dari lokasi aksi damai untuk Palestina.

“Info dari Manado aksi damai umat Islam untuk Palestina dihadang Manguni Minahasa? Padahal aksi damai umat Islam di Bitung untuk Palesrina sudah ada izin dari pihak kepolisian,” ujar akun @MprAldo.

Namun ternyata, peristiwa kericuhan tersebut bukan berlokasi di Manado, tetapi Bitung. Ormas yang ricuh pun bukan Manguni Minahasa melainkan Ormas Adat Pasukan Manguni Makasiouw.

Baca Juga  Tekan Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Workshop K3 bagi Sektor Perkebunan

Dalam video terlihat bahwa sekelompok masa yang diduga dari kalangan Manguni Makasiouw melakukan pelemparan batu bahkan membawa senjata tajam. Sementara itu, anggota kepolisian terlihat tak bisa menghalau karena kalah jumlah.

Setelah itu, pemilik akun juga menyampaikan bahwa aksi ternyata berlangsung damai hingga diakhiri sholat Ashar berjamaahh, sholat ghoib, dan doa bersama. Namun, memang ada sejumlah oknum yang justru membuat kekacauan.

Segelintir orang tersebut justru merusak ambulan dan mengambil bendera Palestina. Seorang peserta aksi damai juga terlihat dikeroyok oleh masa penghadang.

Demikian penjelasan tentang apa itu ormas Manguni Makasiouw yang terlibat kerusuhan di Sulawesi Utara dengan massa aksi bela Palestina.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *