Bikin Kaget! Pemain Incaran Shin Tae Yong Tempati Ranking 7 di FC Utrecht dengan Harga Pasar Tiga Kali Lipat Jay Idzes

Suara Denpasar – Baru-baru ini selain Jay Idzes, Ryan Flamingo menjadi incaran Shin Tae Yong untuk memperkuat timnas Indonesia dan sudah mengungkapkan niatnya untuk memperkuat Timnas Indonesia. Keduanya ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam nilai pasar mereka.

Ketika membandingkan nilai pasar kedua pemain buruan Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia ini, harga yang ditetapkan untuk Ryan Flamingo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Jay Idzes, meskipun usianya jauh lebih muda.

Menurut laman Transfermarkt, saat ini nilai pasar Ryan Flamingo mencapai Rp43,45 miliar. Sementara harga pasar Jay Idzes jauh lebih rendah.

Saat ini, pemain yang pernah memperkuat FC Eindhoven hanya memiliki nilai sebesar Rp13,04 miliar. Dengan kata lain, harga transfer Ryan Flamingo tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan Jay Idzes.

Baca Juga:Mengejutkan! Isunya Bakal Dinaturalisasi, Ryan Flamingo Ternyata Satu Agen dengan Eks Chelsea dan Liverpool

Ryan Flamingo saat ini bermain untuk klub Liga Belanda, FC Utrecht dan menempati ranking ke-7 di klub tersebut. Bek tengah berusia 20 tahun ini sekarang berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub Liga Italia, Sassuolo.

Nama Ryan Flamingo belakangan ini mendapat perhatian yang cukup besar. Salah satu media asal Korea Selatan bahkan menyebutkan bahwa Shin Tae Yong tengah mengincar beberapa pemain keturunan.

Dilansir dari Bolatimes, ketertarikan Shin Tae Yong untuk menaturalisasi Ryan Flamingo ini diumumkan oleh media Korea Selatan, Best Eleven.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut mempertimbangkan menaturalisasi Flamingo untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Kabar ini menciptakan pro dan kontra di kalangan netizen Indonesia. Beberapa menganggap bahwa naturalisasi Flamingo, seorang bek, tidaklah masuk akal mengingat banyaknya pemain belakang yang tersedia baik di dalam negeri maupun di kalangan pemain keturunan.

Baca Juga  Jika Tak Dipilih FIFA, JIS Tak Jadi Direvitalisasi

Baca Juga:Segera Jadi WNI? Market Value Ryan Flamingo Melonjak Tajam Dalam 2 Tahun Terakhir

Namun, pendukung keputusan Shin Tae Yong menganggap bahwa naturalisasi Flamingo, yang masih berusia 20 tahun, akan meningkatkan kualitas Timnas Indonesia untuk masa depan.

Ryan Flamingo adalah seorang pemain keturunan Belanda yang lahir di Blaricum pada 31 Desember 2002, atau sudah berusia 20 tahun. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini memiliki darah Indonesia, Suriname, dan Belanda dalam garis keturunannya.

Karier sepak bola Flamingo dimulai di BFC Bussum Youth sebelum ia pindah ke Almere City pada tahun 2014. Di Almere City, Flamingo mengasah kemampuannya mulai dari tim U-17 hingga tim U-21.

Namun, ia juga sempat dipinjamkan ke tim Italia, Sassuolo, sebuah klub yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak bakat muda sepak bola Italia.

Flamingo dipinjamkan ke Sassuolo pada Februari 2021, di mana ia bermain untuk tim akademi Neroverdi bersama tim U-19. Setelah enam bulan di Sassuolo, Flamingo dibeli oleh klub dengan harga 70 ribu Euro dari Almere City pada musim panas 2021.

Setelah promosi ke tim utama Sassuolo pada tahun 2022, Flamingo kemudian dipinjamkan ke Vitesse Arnhem selama satu musim, di mana ia tampil sebanyak 34 kali di berbagai ajang pada musim 2022/2023.

Prestasinya selama masa peminjaman dan debutnya sebagai pemain profesional membuat Sassuolo meminjamkannya lagi pada musim 2023/2024, kali ini ke FC Utrecht. Di sini, ia bermain bersama dengan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ivar Jenner.

Sejauh ini, penampilan Flamingo di FC Utrecht cukup konsisten. Pada musim 2023/2024, ia telah tampil sebanyak empat kali dan mencetak satu gol.(*/Ana AP)

Baca Juga  Didaulat Ketum PSI, Kaesang Pangarep Blak-Blakan Syarat Capres Idealnya

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *