Kisah 10 Brand Jadul asal Indonesia yang Ternyata Masih Bertahan hingga Sekarang : Okezone Economy

JAKARTA – Mari mengenal 10 brand jadul asal Indonesia yang ternyata masih bertahan hingga sekarang. Karena sebuah brand tidak hanya soal bisnis tapi juga menyimpan kenangan perjalanan hidup manusia.

Bila suatu brand tidak memiliki kesan kuat yang melekat di hati masyarakat maka umumnya yang terjadi adalah salah strategi pemasaran. maka bisa dipastikan brand tersebut akan tergeser oleh para pesaingnya.

Hal tersebut rupanya tak berlaku untuk sejumlah brand lokal ini. Pasalnya, puluhan tahun telah berlalu dan brand-brand ini masih tetap eksis hingga kini. Dilansir dari berbagai sumber, Senin (21/8/2023), berikut 10 brand jadul asal Indonesia yang ternyata masih bertahan hingga sekarang.

1. Sosro

Sosro merupakan salah satu brand lokal yang memproduksi minuman teh. Produk ini sudah eksis sejak 1940-an. Brand ini didirikan oleh keluarga Sosrodjojo dan mulai diperkenalkan di Jakarta pada tahun 1965.

Awalnya brand ini menjual teh seduh dengan merek Teh Cap Botol. Namun, lambat laun teh Sosro mulai menjual teh dalam kemasan botol kaca yang kemudian dinamai Teh Botol Sosro.

Hingga saat ini, teh Sosro masih tetap eksis dan dicintai masyarakat. Terlebih kini kemasan teh Sosro kian modern dan bervariasi.


Baca Juga: 7 Keunggulan Mobil Innova Reborn, Wajib Tahu Sebelum Beli!


Follow Berita Okezone di Google News


2. Davos

Bagi yang tumbuh sebagai generasi 1990-an ke bawah, tentu sudah tidak asing dengan brand Davos. Ternyata merek permen rasa peppermint yang satu ini sudah populer sejak 1970-an.

Permen ini diproduksi oleh perusahaan Slamet Langgeng yang dimiliki oleh Siem Kie Djian yang berlokasi di Purbalingga, Jawa Tengah. Berdiri sejak 1931 silam, perusahaan ini masih terus memproduksi permen Davos hingga saat ini.

Baca Juga  KPK: Perkara Korupsi yang Menyeret Lukas Masih Panjang

3. Semen Padang

 Di sektor manufaktur nasional, nama Semen Padang sudah pasti cukup tersohor. Karena brand semen ini adalah yang tertua di Indonesia dengan berdiri pada 18 Maret 1910.

Kala itu perusahaan Semen Padang bernama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM). Namun pada 1958 usai Belanda hengkang, pabrik tersebut diambil alih oleh pemerintah.

Berikutnya pada tahun 1995, Semen Gresik Group mengakuisisi kepemilikan perusahaan tersebut dan pada 2012 dilakukan merger dengan nama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Di mana di bawahnya terdapat PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement.

4. Blue Band

 Brand produk mentega yang satu ini sudah pasti dikenal masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Strategi iklan yang masif membantunya sangat diterima di tengah mayoritas keluarga Indonesia.

Blue Band sendiri merupakan salah satu produk perusahaan Unilever yang sudah ada sejak 1936 dan masih tetap dicintai masyarakat hingga saat ini.

5. Viva

Para kaum hawa tentu sudah tidak asing dengan brand kosmetik Viva. Brand yang satu ini masih tetap eksis sejak masa lalu hingga saat ini dengan mengedepankan kualitas dan harga yang ramah dikantong.

Tentunya sudah jadi rahasia umum jika Viva merupakan salah satu brand kosmetik tertua di Indonesia. Karena Viva diluncurkan oleh PT Vitapharm yang sudah berdiri sejak 1962 silam.

6. Sariayu

Selanjutnya ada brand perawatan diri, Sariayu, yang dirilis pada 1979 silam. Brand tersohor dalam produk kecantikan ini didirikan oleh Martha Tilaar dan Theresia Harsini Setiady selaku pendiri Kalbe Group pada 1977.

Berada di bawah naungan PT Martina Berto produk-produk Sariayu masih tetap digandrungi para wanita Tanah Air hingga saat ini untuk terus menjaga kecantikannya.

Baca Juga  Pabrik Senjata Korut Terungkap! Foto-Foto Terbaru Tunjukkan Kim Jong-un Sidak Gudang Artileri dan Sempat Tembakkan Senjata : Okezone News

7. Sirup Tjap Buah Tjampolay

Bagi sebagian orang sirup Tjap Buah Tjampolay mungkin terdengar cukup asing. Pasalnya, sirup tersebut merupakan brand premium dan sulit ditemukan di pasaran. Padahal sirup Tjap Buah Tjampolay sudah ada sejak 1936.

8. Kecap Bango

Kecap sejuta umat ini sudah ada sejak 1928 dan didirikan oleh Tjoa Pit. Sekarang ini, Kecap Bango menjadi bagian PT Unilever sejak tahun 2001 dan terus menjadi kecintaan masyarakat Indonesia.

9. Jamu Jago

Jamu Jago telah hadir sejak 1918 di Wonogiri. Kala itu sang pendiri T.K Suparma meracik jamu tersebut berdasarkan resep warisan ibunya. Lambat laun pemasaran jamu tersebut kian luas.

Hingga pada 1936 Jamu Jago sudah merambah penjualan hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Hingga saat ini Jamu Jago masih tetap eksis di bawah naungan Jago Group.

10. BRI

Bank Rakyat Indonesia atau BRI merupakan bank asli Indonesia yang dirintis oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja. Bank ini pertama kali berdiri di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 16 Desember 1895.

Hingga saat ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berkembang bahkan menjadi bank yang terbesar di Indonesia dan dimiliki oleh BUMN.

Demikian kisah 10 brand jadul asal Indonesia yang ternyata masih bertahan hingga sekarang.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *