Kisah Tragis Pebulu Tangkis Malaysia Penakluk Viktor Axelsen, Terlibat Match Fixing hingga Dilarang Main oleh BWF hingga 2038! : Okezone Sports

NAMA Zulfaldi Zulkiffli mungkin asing di telinga para pecinta bulu tangkis saat ini. Namun, pemain asal Malaysia itu merupakan salah satu pemain yang pernah menaklukkan tunggal putra nomor 1 dunia saat ini, Viktor Axelsen.

Zulfaldi Zulkiffli menjadi tunggal putra Malaysia dengan segudang prestasi di usia junior. Paling diingat tentu saat ia berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2011 usai mengalahkan Viktor Axelsen di partai final.

Kala itu ia berhasil mengatasi Axelsen usai bermain tiga game, 21-18, 9-21 dan 21-19. Sederet prestasi yang diraihnya membuat Zulfaldi Zulkiffli diprediksi bakal menjadi salah satu penerus tunggal putra terbaik Malaysia, Lee Chong Wei.

Namun, semua berubah 180 derajat saat ia memasuki level senior. Prestasinya cenderung mentok dan hanya bisa berada di peringkat 30 dunia.

Alih-alih menjadi andalan baru tunggal putra Malaysia, Zulfaldi Zulkiffli justru tersandung kasus serius di dunia bulu tangkis. Ya, karier Zulfadli Zulkiffli terguncang ketika dia terlibat match fixing atau pengaturan skor.


Follow Berita Okezone di Google News


Zulfadli Zulkiffli dan pemain tunggal putra Malaysia lainnya yakni Tan Chun Seang terbukti melakukan match fixing di sejumlah turnamen bulutangkis dari 2013 hingga 2014. Kasus tersebut diketahui baru terungkap pada 2018 lalu.

Pihak BWF menyebut Zulfadli Zulkiffli telah didenda sebesar 25 ribu dolar AS (sekitar Rp348 juta), sekaligus hukuman larangan terjun ke dunia bulutangkis selama 20 tahun atau hingga 2038 mendatang.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Baca Juga  iPhone 15 Ramai-ramai Dihujat Warganet, Sebut Oppo dan Xiaomi Lebih Bagus

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *