Penggemar Kopi Harus Tahu, Ini Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta

 Suara Sumatera Kopi merupakan minuman yang memiliki aroma dan cita rasa khas. Hal inilah yang digemari dari berbagai kalangan dari dulu sampai sekarang. 

Bahkan, saat ini kopi menjadi gaya hidup bagi anak muda. Umumnya jenis kopi yang digunakan di Indonesia adalah arabika dan robusta

Meski sama-sama diminati, namun arabika dan robusta memiliki perbedaan. Penasaran apa saja beda kopi arabika dan robusta? Berikut ulasannya!

Barista profesional Zikri Mubarak mengatakan arabika dan robusta merupakan dua jenis kopi paling populer di gerai kopi di Indonesia dan memiliki sejumlah perbedaan.

Baca Juga:Mengungkap Misteri Masa Lalu, 4 Daya Tarik Memilih Kuliah Jurusan Sejarah

“Dari aromanya sebenarnya udah ketahuan. Kalau kopi robusta lebih strong (kuat), cuma kalau arabika lebih light,” katanya melansir Antara, Rabu (20/9/2023). 

Selain dari aroma, kata Zikri, kedua jenis kopi ini memiliki perbedaan dari rasa yang dihasilkan. Di mana opi arabika terasa lebih asam dibandingkan dengan kopi robusta.

Berbeda dengan kopi arabika, rasa yang dihasilkan kopi robusta terasa lebih kuat dan pahit dengan aftertaste yang mirip kacang tanah. Hal ini karena robusta memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibanding arabika.

“Robusta itu strong kopi aja, kopi forward kurang lebih,” ungkap Zikri.

Untuk jenis arabika, kopi tersebut cenderung terasa manis dan ringan. Beberapa jenis arabika bisa memiliki aftertaste yang manis dengan aroma lebih lembut serta sedikit asam karena tingkat keasaman biji kopi arabika lebih tinggi dibanding robusta.

Baca Juga:Beli Mobil Andre Taulany, Raffi Ahmad Emosi Ngaku Ditipu: Kurang Ajar!

Selain dari aroma dan rasa, kopi jenis arabika dan robusta dapat dibedakan dengan melihat bentuk biji kopinya. Biji kopi robusta memiliki bentuk yang cenderung bundar, sedangkan biji kopi arabika cenderung lonjong.

Baca Juga  الهلال_الرياض link video twitter

Dari sisi harga, harga biji kopi arabika lebih mahal daripada biji kopi robusta. Hal ini karena perawatan pohon kopi robusta relatif lebih mudah dibanding arabika.

Pohon kopi robusta dapat melindungi diri dengan baik dari serangan serangga karena kadar kafeinnya yang tinggi serta tidak memerlukan banyak air. Berbeda dengan pohon kopi robusta, pohon kopi arabika cenderung lebih rapuh dan dapat dirusak serangga, sehingga membuat biji kopi arabika lebih mahal dibandingkan kopi robusta.

Zikri juga memberikan tips mengolah kopi robusta dan arabika yang memiliki ampas agar rasa yang dihasilkan lebih maksimal. Dengan merebus biji kopi yang sudah dihaluskan bersama rebusan air, kopi akan terasa lebih pekat dan kuat, sehingga cocok dinikmati bagi orang-orang yang menyukainya.

“Untuk kopi yang ada ampasnya, bisa diolah dengan cara digodok selama 5 menit. Pakai temperatur medium to high agar aroma dan rasanya lebih pekat,” kata Zikri.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *